Senin, 10 Juli 2017

Hipnoterapi palsu


Blog ini saya khuskan untuk mengulas penipuan di bidang hipnoterapi, sekaligus curhat juga.
Jadi jika anda menemukan blog ini di tengah-tengah pencarian pengalaman korban, maka simaklah pengalaman saya ini.

Pertama-tama, hipnoterapi adalah konyol, penipu dan serakah. jelas-jelas membodohi sekali. Tidak mungkin seseorang sembuh begitu saja hanya dengan ucapan-ucapan si tukang hipnotis, apalagi jika si tukang hipnotis​ sebelumnya tidak pernah mendalami ilmu psikologi. Seperti pada kasus Erwin eka yang akan kita bahas pada ujung artikel nanti.

   Pasien dengan gangguan mental, harusnya dipahami permasalahannya terlebih dahulu, memahaminya butuh waktu dan perlu ketelitian untuk mendiagnosa.
Dokter dan pasien haruslah nyambung saat berkomunikasi, segala yang dibicarakan harus sepaham. Inilah yang tidak pernah dilakukan para "master hipnoterapi"
Sangat mustahil pasien mengikuti begitu saja ucapan hipnoterapi tanpa ada alasan yang dapat diterima oleh pasien.

Berhati-hatilah pada asosiasi-asosiasi hipnoterapi. Kebanyakan dari mereka mengaku-ngaku sebagai ahli atau​ master tanpa bukti-bukti resmi.
Sekarang ini, marak sekali asosiasi-asosiasi abal-abal. bukan hanya untuk sesuatu yang wajar, bahkan para dukun membuat asosiasinya sendiri. Asosiasi prapsikologi misalnya untuk kata ganti dari dukun, dan tentunya hipnoterapi punya dengan segala singkatanya (IHA AHN AHA dls)

Jangan sampai anda berkonsultasi pada "pakar" yang salah, yang serakah seperti asosiasi-asosiasi seperti di atas. Pilihlah psikolog yang jelas-jelas diakui secara resmi. Lagipula biaya psikolog jauh lebih murah. Sangat jauh lebih murah.

Tahu kah anda, biaya hipnoterapi sangatlah tidak wajar. Sangatlah tidak masuk akal jika sekali pertemuan dengan durasi HANYA DUA JAM dipungut 1 sampai 3 juta. Ini perampokan namanya jika pasien tidak sembuh.

Selain jangan sampai konsultasi pada orang-orang tersebut, jangan juga ikut-ikutan bergabung dengan asosiasi-asosiasi tersebut.
Asosiasi seperti itu, selain mengklaim dapat menyembuhkan, mereka juga sekaligus menawarkan "ilmu" untuk mereka ajarkan. Dengan biaya pungutan fantastis, mereka dengan lagaknya membuat seminar, atau lebih gilanya lagi  seperti yang dilakukan "master" Erwin eka adalah 39 JUTA untuk dua hari pelatihan privat. DUA HARI PELATIHAN !!??? Bayangkan ini !

Saya memang secara khusus menyinggung "master" Erwin Eka. Iya karena seperti yang saya katakan di awal, saya korban dari dia. Jadi saya benar-benar mencermati aktivitas orang ini.

"Master" kita yang satu ini, si Erwin eka febriana putra yang mengaku sebagai master hipnotis meski hanya dengan pengetahuannya yang seklumit, payah, dangkal dan pula dengan sifat serakahnya, dia membabi-buta memenuhi pencarian Google dengan situs-situsnya yang abal-abal itu.
Perlu diketahui Erwin eka sama sekali tidak berlatar belakang pendidikan psikologi/kejiwaan. Dan juga tidak pernah diakui sebagai apapun secara resmi.
indonesian hypnosis association hanyalah bentuk pembodohan, yang mengaku-ngaku sebagai asosiasi resmi padahal nyatanya tidak.
Dia memberi embel-embel dengan bergabung di asosiasinya akan mendapat sertifikat buatanya itu.
Anda tidak akan membutuhkan sertifikat itu, dan apa yang mereka ajarkan sama sekali hanyalah omong kosong. Tidak mungkin menguasai suatu ilmu hanya dengan dua kali pertemuan.


Sekian, terimakasih.


Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.